Pages

Kamis, 27 Januari 2011

NASKAH DRAMA CERITA RAKYAT


 i

PANGGUNG KOSONG TERLIHAT DEKORASI DENGAN NUANSA PEDESAAN. TERDENGAR MUSIK GENDING JAWA. MBOK MENAH MASUK DENGAN MEMBAWA TAMPAH BERISI BERAS, KEMUDIAN MEMPERKENALKAN DIRI KEPADA PENONTON.
Mbok Menah :”Para penonton, perkenalkan nama saya Mbok Menah. Saya ini, simboknya para klenting. Perlu saudara-saudara ketahui bahwa saya sangat bangga mempunyai anak yang cantik-cantik, pinter-pinter, sehat-sehat, berbakti pada orang tua, penurut lagi. Pokoknya tidak ada yang menandingi mereka di seluruh desa ini. Sudah banyak para pemuda desa yang melamar mereka. Eh, sudah ya penonton, saya permisi mau masak dulu. Soalnya anak-anak saya belum sarapan.
KEMUDIAN MBOK MENAH KELUAR PANGGUNG. TERDENGAR MUSIK BERIRAMA KERAS, MENGIRINGI MASUKNYA PARA KLENTING. KEMUDIAN MEREKA MEMPERKENALKAN DIRI.
K.Abang :”Assalamu’alaikum…para penonton…perkenalkan…kami adalah para klenting anak Mbok Menah. Nama saya Klenting Abang, saya ini yang tertua lho…!”
K.Ijo :”Nama saya Klenting Ijo.”
K.Biru :”Kalau saya Klenting Biru.”
K.Ungu :”Kalau saya Klenting Ungu”
K.Abang :”Para penonton, kami ini sangaaat menyayangi si mbuk kami. Karena si mbok kami itu memberikan kebebasan buat kami. Itu artinya simbok kami mempercayai kami. Betul’kan adik-adikku?”
K.Ijo :”Benar sekali penonton! Kami-kami ini ‘kan masih muda. Usia muda harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya, hidup Cuma satu kali jangan disia-siakan … hi … hi …hi …”
K.Abang :”Eh,adik-adikku!sudah, ayo kita masuk, kitaharus membantu simbok masak!ayo!”
KLENTING-KLENTING AKAN KELUAR PANGGUNG, TETAPI TIBA-TIBA DATANG KLENTING KUNING.
K.Kuning :”Permisi…permisi…kolonuwun…spada…”
KLENTING-KLENTING BERBALIK ARAH MENUJU KLENTING KUNING. KLENTING ABANG MENDEKATI KLENTING KUNING.
K.Abang :”Ada apa, mau ketemu siapa?”
K.Kuning :”Saya…saya…saya ini pengembara yang tidak memiliki rumah. Saya juga tidak punya orang tua. Saya memohon jadikanlah saya saudara kalian…please…”
K.Ijo :”Apa? Mau numpang disini?sorry! sudah nggak ada tempat.”
K.Ungu :”Iya! Lebih baik kamu cari tempat lain saja! Disini tempatnya sudah penuh! Ayo pergi sana !”
K.Kuning :”Please… saya mohon… saya mau disuruh apa saja deh… please…”
K.abang :”Plas plis plas plis!ngomongnya saja aneh-aneh sudah sana pergi saja! Nggak level!”
TETAPI KLENTING KUNING TETAP MEMAKSA SAMPAI TERJADI KERIBUTAN. MBOK MENAH DATANG DARI ARAH DALAM.
Mbok Menah :”Anak-anaku…ada apa toh ini, kedengarannya ribut-ribut!ada apa?”(Kemudian Mbok Menah menghampiri Klenting Kuning)
“Lho… siapa ini? Cantik sekali kamu nduk…?”
K.Kuning :”Mbok…saya ini seorang penggembara…saya tidak punya orang tua tidak punya rumah…saya hidup sebatang kara…jadi tolonglah mbok, saya ingin menjadi keluarga disini, please……”
Mbok Menah :”Plis…? Plis iku opo to nduk?”
(Mbok Menah bertanya pada anak-anaknya)
K.Abang :”Alaah…sudahlah mbok! Tidak ada gunanya menanggapi dia.”
K.Ungu :”Iya lagian rumah kita …khan sudah penuh dengan wanita mbok, kamarnya sudah pas !”
Mbok Menah:”Sudah-sudah, jangan ribut! Si mbok tambah bingung nih. (menunju ke arah Klenting Kuning) Nduk Cah Ayu …Simbok ijinkan kamu tinggal di sini .Tapi kamu harus bantu-bantu disini ya?”
K.Kuning :”Wuah…! Terima kasih … terima kasih mbok!” (sambil mencium tangan si mbok berkali-kali dan klenting yang lain meras risih)
Mbok Menah:”Iya…iya…iya…eh, tapi ngomong-ngomong siapa namamunduk?”
K.Kuning :”Saya nggak tahu !” (K. Kuning tampak bingung)
Mbok Menah:”Ya sudah…sudah …(tempo) mmm…karena pakaianmu kuning-kuning jadi kamu kuberi nama…Klenting Kuning.”
PARA KLENTING YANG LAIN MERASA SEWOT, TETAPI KLENTING KUNING MERASA GEMBIRA.
Mbok Menah:”Nah kamu sekarang bergabubg dengan saudara-saudaramu.Ayo sana!”
K.Kuning :”Baik mbok……”
MUSIK GENDING JAWA/CAMPUR SARI. MBOK MENAH DAN PARA KLENTING KUNING KELUAR PANGGUNG.
Adegan II
PANGGUNG KOSONG,KLENTING KUNING MASUK SAMBIL MENYAPU.
K.Kuning :”Para penonton, saya sangaaaat bersyukur, karena saya sekarang mempunyai rumah,tetapi saudara-saudara saya itu tidak menjag kebersihan rumahnya alias jorok. Walaupun saya diperlakukan seperti pembantu, tidak apa-apa, asalkan tujuan saya untuk menemukan Kakang INU KERTAPATI tersampai.Tapi yang saya herankan penonton, kakak-kakak saya tingkah lakunya aneh-aneh.Pada saat saya membersihkan kamar mereka, say menemukan puntung rokok.Kemarin malam, saya menemukan botol-botol birdi kamar mereka,dan mereka sering pulang malam.Tetapi Mbok menah tidak tahu hal ini.Pasti ini akibat salah pergaulan.

TIBA-TIBA TERDENGAR MUSIK KERAS, PARA KLENTING MASUK PANGGUNG DENGAN CIRI KHAS MASING-MASING. ADA YANG MEROKOK, MEMBAWA BOTOL BIR SAMBIL BERJALAN SEMPOYONGAN.
K.Abang :”Heh, Klenting Kuning! Si Mbok mana?” (berkata ketus)
K.Kuning :“Ada di dalam…”
K.Abang :”Ya…sudah!”
PARA KLENTING KELUAR PANGGUNG DIIRINGI MUSIK KERAS. KLENTING KUNING MENERUSKAN MENYAPUNYA. KEMUDIAN MBOK MENAH DATANG MEMBANTU KLENTING KUNING. KEMUDIAN DATANGLAH SEORANG PENYIAR TV MEMBAWA PENGUMUMAN.
Py.TV : “Pengumuman-pengumuman…….Barangnya siapa yang merasa perempuan dan memenuhi persyaratan,seorang pemuda dari dusun seberang mencari jodoh untuk dijadikan pendamping hidupnya.”
Mbok Menah:”Wuah! Ini baru kabar gembira! (tempo) anak-anakku! Klenting Abang…Klenting Ijo…Klenting Ungu…Klenting Biru…! Ayo semuanya kesini!”
PARA KLENTING MASUK PANGGUNG.
Koor :”Ada apa Mbok?”
Mbok Menah:”Dengar Nduk…Cah Ayu! Baru saja disiarkan di TV lewat sekilat info,bahwa Si Ande-ande Lumuten,eh salah….Ande-ande Lumut yang gagah perkasa sedang mencari istri. Ini peluang untuk kalian! Ayo cepat! Kalian segera berangkat! Nanti pendaftarannya keburu tutup! Ayo cepat berangkat!”
SEMUA KLENTING NAMPAK SANGAT GEMBIRA.
K.Kuning :”Mbok,bagaimana dengan saya?”
K.Abang :”Heh, kamu di rumah saja! Sama simbok!”
K.Ijo :”Iya, lagian nggak level! Ande-ande lumut tidak akan menerima kamu, ngerti!”
Mbok Menah :”Iya nduk…, Kamu di rumah saja, sama simbok.
KLENTING KUNING MENGGERUTU.
K.Abang :”Ya sudah mbok, kami berangkat ya!”
K.Ungu :”Mohon doa restu, Mbok!”
Mbok Menah:”Ya sudah, sana berangkat!”
PARA KLENTING KELUAR PANGGUNG DIIRINGI MUSIK KERAS.PANGGUNG KOSONG.





Adegan III
YUYU KANGKANG MASUK PANGGUNG SAMBIL BERJOGET-JOGET,DIIRINGI MUSIK CAMPUR SARI “PERAHU LAYAR”. DITENGAH DIA BERJOGET, TERJADI PANTATNYA TERJEPIT SUPITNYA SENDIRI.
Yuyu K :(logat madura)
“Aduh… aduh…Oh…pantesan! Rupanya pantatku kejepit supitku sendiri.” (tempo).Kemudian yuyu kangkang duduk di pinggir panggung sambil celingak-celinguk. “Kok sepi ya, tumben, dari pagi sampai siang belum ada penglarais!”
KEMUDIAN PARA KLENTING MASUK PANGGUNG.
K.Abang :”Wah…kok sepi, mana perahunya?”
SEMUA KLENTING JADI RIBUT MENCARI PERAHU,TIBA-TIBA DATANG YUYU KANGKANG MENAWARKAN JASA.
Yuyu K :”Duh kanak…nona-nona yang cantik-cantik ini mau kemana ta iya?”
K.Ijo :”Wah…kebetulan ada yuyu kangkang. (menuju ke arah yuyu kangkang) Yuyu kangkang yang baik dan cakep, tolong dong! Kami-kami ini disabrangkan ke desa sebrang, soalnya kami mau menemui Ande-ande Lumut.”
Yuyu K :”Oh … Mau ke Desa Dadapan. Mau menemui Nde-Ande Lumuten ta iya? Boleh-boleh asalkan saya dibayar 1 juta tiap orang, bagaimana? (sambil berekpresi cuek)
K.Abang :”Wah,mahal sekali,kami tidak punya uang sebanyak itu.”
Yuyu K :”Waah…kalau nggak mau ya sudah, tak tinggal pergi saja!”
SEMUA KLENTING NAMPAK KEBINGUNGAN.
K.Abang :”Eh…eh!Tunggu dulu!”(mendekati yuyu kangkang dan merayunya) Yuyu kangkang…kamu kan baik dan ganteng! Tolong dong …kami dibantu, sekali-kali gratis kan tidak apa-apa.”
YUYU KANGKANG YANG SEMULA GR KARENA DIRAYU JADI KAGET DAN MARAH.
Yuyu K :” Apa?!! Gratis?!! Duh…aduh…jaman sekarang nggak ada yang gratis dek, sampeyan jangan seenaknya bilang begiti sama saya!”
YUYU KANGKANG BEREKPRESI BERPIKIR , PARA KLENTING TERLIHAT BINGUNG DAN KECEWA.
Yuyu k :”Mmm…yak! Saya punya jalan keluarnya, dek.
Koor :”Bagaimana…bagaimana….???”
Yuyu K :”Begini jalan keluarnya.”(para klenting mendekati yuyu kangkang) setelah sampai di seberang … saya minta disun sama sampeyan semuanya. Bagaimana?”
PARA KLENTING MERASA KAGET DAN BINGUNG KEMUDIN MEREKA MENGADAKAN RAPAT SINGKAT.
K.Abang :”Ya sudah, kami setuju. Pokoknya kami segera sampai disana!”
Yuyu K :” oke…oke.”
TERDENGAR MUSIK CAMPUR SARI “PERAHU LAYAR”. YUYU KANGKANG DAN PARA KLENTING KELUAR PANGGUNG. YUYU KANGKANG MASUK PANGGUNG LAGI.
Yuyu K : “Wuah … ciumannya dasyat!”
KEMUDIAN MASUK KLENTING KUNING DENGAN BINGUNG MENCARI PERAHU.KEMUDIAN YUYU KANGKANG LANGSUNG MENAWARKAN JASA.
Yuyu K :”Hei …! Nona cantik! Sampeyan pasti mau nyebrang ya? Sudah nggak ada perahu disini, semua perahu karam ke dasar laut! Bagaimana kalau saya sebrangkan? Tapi upahnya cium pipi kanan kiri, bagaimana?”
KLENTING KUNING BINGUNG SEJENAK, KEMUDIAN MENYETUJUINYA.
K .Kuning :”Baiklah saya setuju.”
Yuyu K :”Oke…!Oke…!”
TERDENGAR LAGU CAMPUR SARI “PERAHU LAYAR”, TETAPI SEBELUM SAMPAI DITUJUAN, KLENTING KUNING CEPAT-CEPAT MENGOLESI WAJAH DAN TANGANNYA DENGAN KOTORAN, SEHINGGA MEMBUAT YUYU KANGKANG MERASA RISIH.
Yuyu K :”Duh kanak bau apa ini? (menoleh kearah klenting kuninng) duh…aduh rupanya sampeyan yang bau. Sudah pergi sana! Pusing saya!”
YUYU KANGKANG KELUAR PANGGUNG SAMBIL BERLARI.KLENTING KUNING TERTAWA CEKIKIKAN KEMUDIAN KE LUAR PANGGUNG JUGA.
Adegan IV
ANDE-ANDE LUMUT MASUK PANGGUNG BERSAMA MBOK RONDO DAN ASISTENNYA YANG MEMBAWA MAP DAN PENSIL BESAR.
A.Lumut :”Mbok … bagaimana ? Sudah berapa wanita yang mendaftarkan diri?”
M.Rondo :”Aduh…Le,simbok yo nggak tahu,tanyak saja sama asisten. Aku sudah bayar mahal-mahal, 1 semester Rp 1.500.000,- kok ngasih informasi nggak bisa.
Asisten :”Mbok… jangan korupsi kenapa sih, bayaranku hanya Rp 100.000,- bilang Rp 1.500.000,-Biar dikira kuaya gitu ta.Masalah informasi lamaran …sampai hari ini, sudah ada 999 peserta juragan.
A.Lumut :”Wuah…cukup buanyak juga ya….Bagaimana dengan hari ini.”
Asisten :”Sampai detik ini , kita masih menunggu.”
M.Rondo :”Kowe iki wis kebelet tenan ta, sabar sedikit kenapa sih, kita tunggu sampai banyak gadis-gadis yang melamar.”
TIBA-TIBA TERDENGAR MUSIK CAMPUR SARI, PENGIRING PARA KLENTING DATANG
Koor :”Kulonuwun… spada…”
M.Rondo :”Sana, Ten. Coba dilihat,mungkin…itu yang mau melamar.
Asisten :”Ya mari-mari silakan masuk pasti nona-nona cantik ini mau melamar juragan Ande-ande lumut.
K.Abang :”Benar sekali asisten, kami mau mendaftar.”
Asisten :”Boleh…boleh…tapi ada beberapa persyaratan , syaratnya apa mbok?”
M.Rondo :” Kamu ini gimana sih,Ten. Wong catatan sudah lengkap difoto copy dan diperkecil lagi,masa kamu lupa….waktu UAS kemaren kan kamu pakai untuk ngrepek.”
Asisten :” Oh ya mbok saya ingat ada di saku baju,eh… ngomong-ngomong masalah ngrepek kelas sebelah iku lho mbok, pernah ketahuan dosen Pak Nur Wachid,kan malu ya mbok ya…”
M.Rondo :”Eh…iku rahasia,sudah baca saja persyaratannya.”
K.Ungu :”Lho kok pakai persyaratan segala kayak ngelamar pekerjaan saja.”
K.Abang :”Tuan asisten…anda jangan meragukan kami dong….Apa kami kuranbg cantik?”
Asisten :”Heh…! Jangan cerewet ya….! Kalau nggak mau pergi saja dari sini!”
Koor :”Eh iya…iya…! Kami berjanji akan mematuhi semua persyaratannya!”
SEMUA KLENTING RIBUT
Asisten :” Eh … semuanya, dengarkan baik-baik ya..”
Syarat 1: Harus cantik,dan lulus PPL I acc dari Pak Pri.
Syarat 2: Harus bersuara merdu alias bisa menyanyi dan nilai A
Syarat 3: Harus mengikuti test kesehatan, bisa lari 100 m tanpa bernapas dan nilai A dari Pak Mungit.
Syarat4: Bibir harus lengkap dan tidak sumbing,artikulasi harus jelas. Biar kalau diapa-apain bisa enak.
Gimana sudah jalas persyaratannya. Saya panggil peserta 1 klenting Abang….
SEMUA KLENTING MAJU SATU PER SATU DI TES OLEH MBOK RONDO DADAPAN.
Asisten :”Saatnya Pengumuman!”
SEMUA KLENTING – KLENTING RIBUT , MERASA DIRINYA YANG TERPILIH KEMUDIAN DATANG KLENTING KUNING DENGAN BERSAHAJA.
K.kuning :”Kulonuwun…spada…permisi…saya…mau mendaftarkan diri.”
Asisten :” Silakan…silakan…,tapi seperti peserta lain, nona harus memenuhi beberapa persyratan seperti peserta lain, persyaratannya sbb:
Syarat 1: Harus cantik,dan lulus PPL I acc dari Pak Pri.
Syarat 2: Harus bersuara merdu alias bisa menyanyi dan nilai A
Syarat 3: Harus mengikuti test kesehatan, bisa lari 100 m tanpa bernapas dan nilai A dari Pak Mungit.
Syarat4: Bibir harus lengkap dan tidak sumbing,artikulasi harus jelas. Biar kalau diapa-apain bisa enak.
Mbok ini ada gadis yang mau melamar lagi, tapi ini lain mbok bau nya mak nyoss…Apa kamu siap.”

KEMUDIAN MBOK RONDO MELAKUKAN TES TERHADAP KLENTING KUNING.
M.Rondo :” Aduh bau apa ini, nduk lihat kakimu, mungkin kamu nginjak tahi kucing, eh ternyata baumu yang nggak enak.”
KEMUDIAN MBOK RONDO , ASISTEN DAN ANDE-ANDE LUMUT RAPAT, GADIS MANA YANG AKAN DIPILIH ANDE-ANDE LUMUT.
Asisten :”Saatnya pengumuman,berdasarkan hasil rapat segitiga antara saya,mbok rondo dan juragan ande-ande lumut, maka hasil keputusannya adalah…….
Klenting abang : Dari hasil pengetesan, kamu terkena virus HIV.
Klenting Biru : Dari hasil pengetesan kamu sering merokok dan minum-miniman keras, akibat salh pergaulan.
Klenting Ijo : Dari hasil pengetesan , dan…sudah terlihat dari fisik kamu yang kurus dan paerutmu besar,kamu terkena penyakit cacingan.
Klenting Ungu : Dari hasil pengetesan, kamu terkena anemia…. Dan terlihat dari wajahmu yang pucat.
Jadi kesimpulannya, semua tidak bisa menjaga kesehatan,jadi semuanya tidak bisa diterima dan pipinya terlihat bekas sun yuyu kangkang.
Klenting kuning… dari hasil pengetesan kamu bebas penyakit, jadi kamulah yang terpilih.”
KLENTING KUNING LANGSUNG BERDIRI DISAMBUT OLEH ANDE-ANDE LUMUT.
A. lumut :”Diajeng…akhirnya kau kutemukan.
TERDENGAR MUSIK GENDING JAWA.

Rabu, 26 Januari 2011

PSIKOTES KARAKTER MANUSIA


Melihat karakter anda thd diri sendiri, pasangan dan sosial.
Jangan lihat jawabannya dulu ya…..
Bayangkanlah !!

Anda pergi ke suatu hutan, terus di hutan tersebut melihat suatu gubuk
pada gubuk tersebut anda melihat suatu pintu
1. Pintu tersebut ??
a. Terbuka
b.Tertutup

lalu anda masuk kegubuk dan anda melihat sebuah meja
2. Bentuk meja tersebut ??
a. Bulat
b. Kotak
c. Segitiga

lalu anda melihat sebuah pot yang sedang tergantung
di sekitar ruangan
3. Terbuat dari apakah pot tersebut ??
a. Guci,keramik ataw tanah liat
b. Plastik
c. Besi

4. Berapa banyak kah air didalamnya ??
a.Penuh
b. Setengah
c. Kosong

Lalu anda keluar dari gubuk tersebut saat berjalan
anda melihat sejumlah kunci
5. Terbuat dari apakah kunci tersebut ??
a.Emas
b.Perak
c.Besi

6. Berapakah jumlah kunci tersebut ??
( pilih angka 1 sampai 10)

Lalu anda berjalan kedepan dan anda
melihat air terjun. Air terjun tersebut mengalir

7. Berapakah derasnya aliran air terjun tersebut
( pilih angka 1-10 semakin tinggi angka yang anda pilih
aliran air semakin deras)

Lalu anda berjalan kesebelah kanan anda melihat sebuah
istana. Anda masuk kedalam istana tersebut.

Didalam istana terdapat dua buah kolam.
Di kolam yang pertama terdapat sejumlah koin yang
terbuat dari emas tapi airnya kotor.
Di kolam kedua terdapat banyak sekali koin yang terbuat dari
perak dengan air cukup bersih

8. Pada situasi tersebut apa yang anda lakukan
a. Mengambil koin emas pada kolam pertama
b. Mengambil koin perak pada kolam kedua
c. Tidak mengambil apa2

Lalu anda keluar dari istana tersebut dan melihat
sebuah kotak harta karun

9. Ukuran kotak tersebut
a. Besar
b. Sedang
c. Kecil

Disekitar daerah tersebut anda melihat seekor kuda dan
sebuah kotak besar.
Oh tidak tiba2 tornado datang

10. Apa yang anda lakukan ??
a. Berlari menggunakan kuda
b. Masuk kedalam kotak besar
c. Berlari ketempat yang lebih aman.




JAWABAN DARI PERTANYAAN DIATAS

1. Pintu
Terbuka : Berarti anda orang yang terbuka pada sapa saja
Tertutup : Anda orangnya tertutup

2. Bentuk meja
Bulat : Anda berteman dengan sapa saja
Kotak : Anda selektif dalam berteman
Segitiga : Sangat pemilih dalam berteman

3. Bahan pot
Guci,keramik ataw tanah liat : rendah hati dan berperasaan
Plastik : fleksibel
Besi : Keras kepala dan egois

4. Isi pot
Penuh : Cita2 anda sudah tercapai
Setengah : Cita2 baru tercapai sebagian
Kosong : Cita2 anda belum tercapai

5. Kunci terbuat dari
Emas : Berjiwa besar, penolong dan ramah
Perak : Percaya diri, kreatif
Besi : Anda orang biasa2 aja

6. Jumlah kunci
1-10 : Angka (1-10) menunjukkan jumlah teman/sahabat terdekat
yang anda miliki.

7. Derasnya aliran air terjun menunjukkan GAIRAH SekS yang anda
miliki
1-10 : Semakin tinggi angka yg anda pilih semakin tinggi pula
gairah SekS yg anda miliki

8. Situasi
a. Mengambil koin emas pada kolam pertama : Anda orangnya matre/komersil.
Jika mencari pasangan lebih mengutamakan kekayaan.

b. Mengambil koin perak pada kolam kedua
Jika memilih pasangan lebih mengutamakan tampang/fisik.

c. Tidak mengambil apa2
Apa adanya.

9. Ukuran kotak menunjukkan ego yang ada miliki.
Besar : Egois
Sedang : Biasa aja
Kecil : Baik hati

10. Yang anda lakukan jika anda menghadapi masalah
Berlari menggunakan kuda : Membahas masalah tersebut bersama pasangan atau
sahabat untuk penyelesaiannya.
Masuk kedalam kotak besar : Memendam masalah tersebut.
Berlari ketempat yang lebih aman : Menyelesaikan masalah sendiri

PENGERTIAN KEMEMIMPINAN


PERANAN KEPEMIMPINAN DALAM KONFLIK ORGANISASI
Peranan Kepemimpinan
            Masalah peranan kepemimpinan, tidak banyak berbeda dengan bab terdahulu yang membahas tentang kepemimpinan dalam kerangka manajemen. Dalam bab itu telah diungkap mengenai peranan manajemen baik menurut pendapat Stoner maupun Mintzberg.
            Berdasarkan kedua pendapat tersebut kepemimpinan hanya merupakan sebagian daripada serangkaian peranan seorang manajer. Seperti diungkap oleh Stoner fungsi manajemen adalah: assumes responsibility, balance competing goals, a conceptual thinker, works with and through other people, a mediator, a politician, a diplomat and make difficul ties decisions. Sedangkan Mintzber merumuskan peranan manajer adalah sebagai: figurhead, leader, liasion, monitor, dissiminator, spokesman, enterpreneur, disturbance handler, resource allocator and negotiator.
            Jadi, dalam kerangka manajemen, kepemimpinan merupakan sub sistem daripada manajemen. Namun mengingat peranan vital seorang pemimpin dalam menggerakkan bawahan, maka timbul pemikiran diantara para ahli manajemen untuk bisa lebih jauh mengungkapkan peranan apa saja yang menjadi beban dan tanggung jawab pemimpin dalam mempengaruhi bawahan.
            Dalam membicarakan peranan kepemimpinan perlu dibedakan dengan berbagai teori kepemimpinan seperti Teori Sifat atau yang disebut pula The Great Man Theory, Teori Perilaku dan Teori Kontingensi. Teori-teori tersebut pada prinsipnya mengungkapkan persoalan bagaimana seorang pemimpin berhasil menggerakkan bawahan yang ditinjau dari sudut pandangan mereka yang berbeda-beda satu sama lain.
            Sedangkan peranan kepemimpinan ditekankan kepada sederetan tugas-tugas apa yang perlu dilakukan oleh setiap pemimpin hubungannya dengan bawahan atau dengan kata lain disebut leadership functions.
            Jadi, apabila dikaitkan dengan pendapat Fieldler, teori kepemimpinan pada hakikatnya merupakan jawaban atas pertanyaan yang menyangkut tiga masalah pokok kepemimpinan, yaitu: how one becomes a leader, how leaders behave, dan yang terakhir what makes the leaders effective.
            Dengan demikian penampilan peranan seorang pemimpin, akan lebih khusus (more specialized) daripada peranan seorang manajer. Sebab peranan seorang pemimpin pada dasarnya merupakan penjabaran serangkaian fungsi kepemimpinan. Sedangkan fungsi kepemimpinan itu sendiri sesungguhnya mewujudkan salah satu sederetan fungsi manajer, seperti diuraikan oleh Stoner dan Mintzberg.
            Ada beberapa teori tentang peranan kepemimpinan (leadership functions). Diantaranya pendapat yang dikemukakan oleh Koontz dan teman-temanya yang secara ringkas dirumuskan sebagai berikut:
Fungsi kepemimpinan “... adalah mengajak atau menghimbau semua bawahan atau pengikut, agar dengan penuh kemauan untuk memberikan sumbangan dalam mencapai tujuan organisasi sesuai dengan kemampuan para bawahan itu secara maksimal.
(The function of leadership, therefore, is to induce or persuade all subardinates of followers to contribute in accordance with their maximum capacity).
            Berdasarkan definisi tersebut paling tidak ada tiga hal pokok yang memberikan ciri kepemimpinan, yaitu:
1.      Kecakapan untuk memahami bahwa manusia itu pada hakikatnya memiliki kekuatan motivasi dalam waktu yang bervariasi serta situasi yang berbeda-beda.
2.      Memiliki kecakapan untuk menimbulkan semangat.
3.      Memiliki kecakapan untuk berbuat dengan cara tertentu, sehingga menimbulkan suatu suasana, yang merangsang lahirnya suatu respon, dan motivasi.
Pendapat lain tentang peranan kepemimpinan, diungkapkan oleh H.G. Hicks dan C.R. Gullett dalam bukunya yang berjudul Organization: Theory and Behaviour. Yaitu: Bersikap adil, memberikan sugesti, mendukung tercapainya tujuan, sebagai katalisator, menciptakan rasa aman, sebagai wakil organisasi, sumber inspirasi, dan yang terakhir mau menghargai.
            Masing-masing peranan atau fungsi tersebut, secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.      Bersikap adil (arbitirating)
Dalam kehidupan organisasi apapun, rasa kebersamaan diantara para anggotanya adalah mutlak, sebab rasa kebersamaan pada hakikatnya merupakan pencerminan daripada kesepakatan antara para bawahan, maupun antara pemimpin dengan bawahan, dalam mencapai tujuan organisasi. Tetapi dalam hal tertentu mungkin akan terjadi ketidak sesuaian diantara para bawahan, timbul persoalan. Apabila diantara mereka tidak bisa memecahkan persoalan, pemimpin perlu turun tangan untuk segera menyelesaikan. Dan dalam hal memecahkan persoalan hubungan diantara bawahan, pimpinan harus bersikap adil, tidak memihak.
2.      Memberikan sugesti (suggesting)
Sugesti bisa disebut saran atau anjuran. Dalam rangka kepemimpinan sugesti merupakan pengaruh dan sebagainya yang mampu menggerakkan hati orang lain. Dan sugesti mempunyai peranan yang sangat penting didalam memelihara dan membina harga diri serta rasa pengabdian partisipasi dan rasa kebersamaan diantara para bawahan.
3.      Mendukung tercapainya tujuan (supplying objectives)
Tercapainya tujuan organisasi tidak otomatis, melainkan harus didukung oleh adanya kepemimpinan. Oleh karena itu, agar setiap organisasi dapat efektif dalam arti mencapai tujuan yang telah ditetapkan, maka setiap tujuan yang ingin dicapai perlu disesuaikan dengan keadaan organisasi, serta memungkinkan para bawahan untuk bekerja sama.
4.      Katalisator (catalysing)
Secara kimiawi arti kata katalis atau katalisator, ialah zat yang tidak ikut bereaksi, tetapi mempercepat reaksi (kimia). Jadi, dalam dunia kepemimpinan, seorang pemimpin dikatakan berperan sebagai seorang katalisator, apabila pemimpin itu berperan, yang selalu dapat meningkatkan segala sumber daya manusia yang ada. Berusaha memberikan reaksi yang menimbulkan semangat dan daya kerja cepat dan semaksimal mungkin.
5.      Menciptakan rasa aman (providing security)
Setiap pemimpin berkewajiban menciptakan rasa aman bagi para bawahannya. Dan fungsi ini, hanya dapat dilaksanakan apabila setiap pemimpin selalu mampu memelihara hal-hal yang positif, sikap optimisme didalam menghadapi segala permasalahan, sehingga dengan demikian, dalam melaksanakan tugas-tugasnya bawahan merasa aman, bebas dari segala perasaan gelisah, kekhawatiran, merasa memperoleh jaminan keamanan dari pimpinan.
6.      Sebagai wakil organisasi (representing)
Setiap bawahan yang bekerja pada unit organisasi apapun, selalu memandang atasan atau pimpinannya mempunyai peranan dalam segala bidang kegiatan, lebih-lebih  kepemimpinan yang menganut prinsip “keteladanan atau panutan”. Seorang pemimpin adalah segala-galanya. Oleh karenanya, segala perilaku, perbuatan, dan kata-katanya akan selalu memberikan kesan tertentu terhadap organisasinya. Penampilan dan kesan-kesan positif seorang pemimpin, akan memberikan gambaran positif pula terhadap organisasi yang dipimpinnya. Dengan demikian setiap pemimpin tidak lain juga diakui sebagai tokoh yang mewakili dalam segala hal daripada organisasi yang dipimpinnya.
7.      Sumber inspirasi (inspiring)
Seorang pemimpin pada hakikatnya adalah sumber semangat bagi para bawahannya. Oleh karena itu, setiap pemimpin harus selalu dapat membangkitkan semangat para bawahan, sehingga para bawahan menerima dan memahami tujuan organisasi secara antusias, dan bekerja secara efektif kearah tercapainya tujuan organisasi.
8.      Bersikap menghargai (praising)
Setiap orang pada dasarnya menghendaki adanya pengakuan dan penghargaan dari orang lain. Demikian pula setiap bawahan dalam suatu organisasi memerlukan adanya pengakuan dan penghargaan dari atasannya. Oleh karena itu, menjadi kewajiban pemimpin harus mau memberikan penghargaan, atau pengakuan dalam bentuk apapun kepada bawahannya.
            Demikianlah serangkaian peranan kepemimpinan (leadership functions). Dan didalam mewujudkan peranan tersebut, tentunya diperlukan kemampuan. Sebab berbagai macam peranan tersebut tidak dengan sendirinya akan berfungsi, apabila tidak didukung oleh adanya kemampuan dari pemimpin itu sendiri. Dan kemampuan yang dimaksud ialah disebut leadership abilities, yang didalamnya meliputi tiga macam kecakapan (leadership skills) yaitu: technical, human, dan conceptual skills.
            Dan ketrampilan manusiawi seorang pemimpin akan berhasil baik, apabila aspek-aspek sebagai berikut, memperoleh perhatian dan pengamalan secara wajar. Aspek-aspek tersebut, tidak lain ialah seperti, menempatkan setiap orang lain atau bawahan sesuai dengan harkat dan kedudukannya sebagaimana layaknya yang didambakan oleh setiap manusia, terbuka dan mau mendengarkan pendapat bawahan, menghargai setiap usaha dan prestisa yang dicapai oleh setiap bawahan, mau dan terbuka bekerja sama, pergaulan, rasa kebersamaan diantara para bawahan maupun antar bawahan dengan atasan dan masih banyak lagi butir-butir lain yang sangat berharga dalam kerangka pelaksanaan ketrampilan manusiawi.
 

Blogger news

Blogroll

Free Shoutbox Technology Pioneer

About